Beberapa warga Desa Banjarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut berprofesi sebagai peternak domba. Tidak hanya sekedar hobi namun menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Desa Banjarsari juga termasuk salah satu wilayah desa yang terkenal dengan dombanya. Seperti peternakan BBC (Baranang Bentang Cibodas), pemilik peternakan ini adalah Bapak Rahmat Kurnia atau yang sering dipanggil bapak Enjang, ia sudah sejak tahun 1999 menjalankan usaha budidaya domba adu. Harga domba yang dijual bervariatif, tergantung usia, juga kriteria domba tersebut. Selain domba dewasa, Pak Enjang juga menjual bibit domba dengan kisaran harga 2 hingga 3 juta rupiah.
Peternak domba lain yaitu peternakan domba milik Bapak H. Erus Rusmana. Sudah sejak tahun 80an ia membudidayakan domba adu. Keceintaannya terhadap domba membuat ia untuk terus membudidayakan domba adu hingga saat ini, selain sebagai hobi juga menjadi peluang usaha. Domba yang dimiliki bapak H. Erus salah satunya adalah si Marvel, domba gagah ini sering memboyong penghargaan ketangkasan domba adu, dan hampir setiap bulannya mengikuti ajang ketangkasan domba adu. Juga domba adu yang bernama Intan, salah satu domba kesayangan Bapaj H. Erus ini memiliki harga jual yang tinggi.
Tentunya para peternak domba yang ada di Desa Banjarsari tidak asal dalam merawat domba – dombanya. Mulai dari pakan yang diberikan sebanyak 3 kali dalam satu hari, selain diberi rumput,domba – domba tersebut juga diberi pakan berupa sayuran seperti tomat dan wortel, juga ampas tahu, agar bergizi tinggi. Kemudian para peternak domba memperhatikan kondisi Kesehatan domba, seperti perawatan rutin dari Dinas Peternakan, juga memperhatikan kebersihan kandang agar domba – domba tersebut tetap nyaman dan sehat.