Berbagai macam pakaian wanita dengan pernak – perniknya terpampang elegan di balik dinding kaca yang cukup besar. Begitulah gambaran Butik Dwi Putri jika terlihat dari bagian depan. Ibu Hj. Yuyun (65), adalah pemilik butik ini. Bertempat di Desa Banjarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, tepatnya di sebrang pasar Cibodas, butik ini sudah berdiri cukup lama.
Jika bagian depan butik ini terlihat elegan dengan baju – baju produksinya, berbeda jika dilihat di bagian belakang butik. Di ruangan – ruangan bagian belakang butik adalah tempat khusus untuk memproduksi baju – baju tersebut. Ada Gudang khusus untuk penyimpanan kain, ruangan proses pemotongan kain, juga ada ruangan khusus untuk mengukur dan menjahit baju.
Ibu Yuyun belajar menjahit sejak tahun 1980, maka tak heran jika ia sangat berpengalaman untuk membuat macam- macam desain serta menjahit baju dengan kualitas yang baik . Seiring berjalannya waktu, pada tahun 90an ia mendirikan butik ini. Baju yang dibuat pun bermacam – macam, mulai dari gamis, setelan, seragam pernikahan, hingga seragam sekolah dan madrasah. Harga baju yang dipesan pun bervaritif, mulai dari 150ribu hingga 2 juta rupiah, tergantung bahan dan model baju yang digunakan.
Hingga saat ini Ibu Yuyun memiliki 6 orang karyawan. Karena butik ini menerima pesanan dalam jumlah yang banyak, seperti seragam sekolah, maka proses menjahit dibantu oleh puluhan penjahit rumahan yang menerima borongan jahitan dari Ibu Yuyun. Alat yang digunakan pun sudah modern, seperti pada proses pemotongan kain sudah menggunakan mesin, sehingga mampu menyelesaikan potongan baju dengan jumlah yang banyak. Dalam 1 hari biasanya butik milik Bu Yuyun ini mampu menghasilkan 55 stel baju.
Bahan yang disediakan disinipun memiliki kualitas baik, biasanya Ibu Yuyun membeli bahan kain dari daerah Bandung. Butik Dwi Putri ini pun tentu sudah cukup dikenal oleh masyarakat di wilayah Bayongbong dan sekitarnya. Selain itu tentu Ibu Yuyun sudah memiliki banyak langganan dari berbagai daerah, seperti daerah Toblong (Pasirwangi), Kadungora, dan Karangpawitan.
Di usianya yang sudah senja, Ibu Yuyun hanya berharap dengan adanya usaha butik yang ia jalani bisa menjadi manfaat dan menjadi lapangan pekerjaan bagi warga Desa Banjarsari khususnya.