Salah seorang warga dari Kampung Cibodas RT 04/02 Desa Banjarsari kecamatan Bayongbong Garut mengolah sampah menjadi barang daur ulang yang bermanfaat. Memulai pada tahun 2017, Pak jajang menyulap sampah sampah organik dan non organik menjadi berbagai jenis barang yang berguna bagi kehidupan sehari – hari. Kepeduliannya terhadap lingkungan, dan keprihatinan yang dirasakan atas sampah – sampah yang berserakan, menjadi motivasi bagi Pak Jajang untuk memanfaatkan sampah – sampah tersebut untuk di daur ulang.
Saat berkunjung ke rumah Pak Jajang, kami di suguhkan beberapa model pot bunga yang indah, yang terbuat dari kain bekas. Kami pun di ajak melihat proses pembuatan Pupuk organic maggot dan pembuatan ekoenzim. Ekoenzim adalah cairan hasil dari fermentasi limbah dapur organik seperti ampas buah dan sayuran, yang banyak sekali manfaatnya yaitu bisa untuk menyuburkan tanaman, mengusir hama, membersihkan peralatan rumah tangga, dan masih banyak lagi. Tidak hanya pupuk cair, tetapi pupuk padat dibuat disini, dan biasa dipakai untuk pakan ayam, ikan, dan burung. Sementara sampah non organik seperti besi tua dijadikan kerajinan asbak, dan sampah – sampah lain yang dibuat menjadi ekobrik (bata ramah lingkungan) yang bisa juga untuk dijual ke pengapul.
Saat berbincang kecil di halaman rumahnya, Pak jajang memberikan beberapa tips cara pengolahan sampah – sampah tersebut. Dalam bincangannya Pak Jajang mengatakan awalnya ia mengolah sampah yang berasal dari rumahnya sendiri, seiring berjalannya waktu hingga saat ini sudah ada sekitar 50 rumah yang memberikan sampah – sampahnya kepada Pak Jajang untuk diolah menjadi beberapa jenis yang bisa di manfaatkan.
Inovasi yang dilakukan oleh Pak Jajang ini tidak hanya mengurangi sampah plastik dari pencemaran lingkungan saja. Namun agar lebih bermanfaat yang memiliki unsur seni dan memiliki nilai jual.